Jakarta, Infojurnalis.com – Kapolri Cup 2026 resmi dibuka dalam suasana penuh semangat dan sportivitas di Hall Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (03/07/2026). Turnamen bola basket ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”.
Kapolri Cup 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, yang juga menjabat sebagai Pembina Pengurus Besar Cabang Olahraga Bola Basket Polri. Kehadirannya menandai dimulainya salah satu kompetisi olahraga terbesar dalam Pekan Olahraga Polri Tahun 2026.
Kapolri Cup 2026 merupakan satu dari sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan dalam agenda Pekan Olahraga Polri. Turnamen ini digelar tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat koordinasi, mempererat hubungan antarinstansi, komunitas, serta membangun semangat persatuan melalui olahraga.
Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa kompetisi yang melibatkan kementerian dan lembaga negara tersebut memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar pertandingan olahraga. Menurutnya, turnamen ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, dan persaudaraan di antara aparatur negara.
“Turnamen antara kementerian dan lembaga ini bukan hanya sekadar kompetisi olahraga biasa, lebih dari itu ini adalah wadah strategis untuk mempererat sinergi, kolaborasi, serta tali persaudaraan antar aparatur negara,” ujar Suyudi Ario Seto.

Kapolri Cup 2026 juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kerja sama dan kekompakan. Kepala BNN RI menjelaskan bahwa filosofi dalam permainan bola basket, seperti pertahanan tim yang solid dan serangan cepat yang efektif, menggambarkan pentingnya kolaborasi serta kemampuan aparatur negara dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
Selain itu, Suyudi Ario Seto mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan mental dan fisik dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman penyalahgunaan narkotika. Ia menilai olahraga merupakan salah satu sarana efektif untuk membentuk disiplin, integritas, serta ketahanan diri demi menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika.
Kapolri Cup 2026 mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari nomor 5-on-5 hingga 3×3. Peserta yang terlibat berasal dari berbagai kalangan, mulai dari instansi pemerintah, komunitas, masyarakat umum, hingga pelajar tingkat SMA.
Kapolri Cup 2026 telah berlangsung sejak Rabu (01/07/2026) dan dijadwalkan berakhir pada Selasa (14/07/2026). Tingginya antusiasme peserta dan suporter turut menyemarakkan jalannya pembukaan turnamen.
Melalui penyelenggaraan Kapolri Cup 2026, diharapkan tercipta semangat kebersamaan, sportivitas, serta sinergi lintas instansi. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa aparatur negara mampu bekerja secara solid, tangguh, dan harmonis dalam mendukung pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Red/Rel).
Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN.


