Info Jurnalis – Juwensley Onstein menjadi sorotan setelah Barcelona dikabarkan selangkah lagi merekrutnya. Juwensley Onstein adalah pemain keturunan Indonesia asal Medan yang kini meniti karier di Eropa. Barcelona melihat Onstein sebagai investasi jangka panjang untuk akademi La Masia.
Barcelona memang aktif memburu pemain muda potensial. Klub asal Catalunya itu menyisir berbagai negara Eropa untuk menemukan talenta belia yang bisa dikembangkan sejak dini. Fokus ini kembali terlihat lewat langkah mereka mendekati Juwensley Onstein.
Kabar kesepakatan ini disampaikan pakar transfer Italia, Fabrizio Romano. Barcelona disebut telah mencapai kesepakatan dengan Genk, klub pemilik Onstein saat ini. Sang pemain juga telah menyatakan persetujuan untuk pindah ke Spanyol.
Juwensley Onstein tertarik dengan rencana pembinaan jangka panjang Barcelona. La Masia menawarkan jalur pengembangan karier yang jelas dan terstruktur. Faktor ini menjadi alasan utama Onstein memilih Barcelona.
Secara profil, Juwensley Onstein dinilai cocok dengan filosofi permainan Barcelona. Bek berusia 18 tahun ini memiliki tinggi badan 188 sentimeter. Ia berposisi utama sebagai bek tengah berkaki kiri.
Onstein dikenal memiliki kemampuan membaca permainan yang baik. Distribusi bola dari lini belakang juga menjadi keunggulannya. Dua aspek ini sejalan dengan kebutuhan Barcelona dalam membangun serangan dari bawah.
Juwensley Onstein lahir di Arnhem, Belanda. Ia memiliki darah Indonesia-Suriname dari pihak ayah. Kakeknya dari pihak ayah lahir di Medan. Dari pihak ibu, Onstein berdarah Belanda murni.
Karier sepak bola Onstein dimulai sejak usia enam tahun. Ia bergabung dengan akademi ESA Arnhem sebagai gelandang nomor 8. Setelah itu, ia melanjutkan pembinaan di akademi Vitesse dan Ajax.
Pada usia 16 tahun, Onstein mengambil langkah penting. Ia pindah ke Jong Genk untuk mencari tantangan baru dan menit bermain lebih banyak. Di klub inilah posisinya berubah menjadi bek tengah.
Selain bek tengah, Onstein juga mampu bermain sebagai bek kiri. Fleksibilitas ini meningkatkan nilai taktisnya di mata pelatih. Bersama Jong Genk, ia telah mencatatkan 20 penampilan.
Di level internasional, Juwensley Onstein sudah membela tim nasional Belanda kelompok usia. Ia pernah memperkuat Belanda U-16. Dalam dua tahun terakhir, ia mengoleksi lima caps bersama Belanda U-18.
Kemampuan bertahan dan kecerdasan taktis membuat Onstein menjadi aset penting. Meski usianya masih muda, ia menunjukkan kematangan bermain yang menonjol.
Nilai pasar Juwensley Onstein juga menarik perhatian. Harganya diperkirakan mencapai 250 ribu euro atau sekitar Rp4,75 miliar. Angka ini mencerminkan potensi besar Onstein sebagai talenta muda Eropa.
Jika transfer ini rampung, Juwensley Onstein akan menjadi salah satu pemain keturunan Indonesia yang menembus sistem pembinaan Barcelona. Langkah ini membuka babak baru dalam perjalanan kariernya di level tertinggi sepak bola Eropa.


