Batu Bara, Infojurnalis.com – Semangat menimba ilmu tidak surut meski berada di balik jeruji besi. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti Hari Kedua Ujian Akhir Semester (UAS) Genap Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, Kamis (11/06/2026).
UAS Kesetaraan yang diselenggarakan bekerja sama dengan PKBM Amanah Al Washliyah Indrapura tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan pendidikan bagi warga binaan. Kegiatan ini diikuti oleh WBP yang telah terdaftar sebagai peserta program pendidikan kesetaraan di lingkungan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku.
UAS Kesetaraan tidak hanya menjadi sarana evaluasi hasil belajar, tetapi juga mengukur kemampuan akademik peserta sesuai jenjang pendidikan yang mereka tempuh. Pelaksanaan ujian sekaligus menjadi indikator keberhasilan pembinaan di bidang pendidikan yang selama ini dijalankan secara rutin di dalam lapas.
Pada hari kedua pelaksanaan ujian, kegiatan mendapat pengawasan langsung dari perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara. Kehadiran tim monitoring dan evaluasi bertujuan memastikan seluruh proses ujian berjalan sesuai standar dan ketentuan penyelenggaraan pendidikan kesetaraan nasional.
Selain itu, para tenaga pendidik dan tutor dari PKBM Amanah Al Washliyah Indrapura turut mengawasi jalannya ujian. Dukungan penuh juga diberikan petugas lapas yang menjaga keamanan dan ketertiban agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman.

Adapun mata pelajaran yang diujikan disesuaikan dengan jenjang masing-masing peserta. Untuk Paket A, peserta mengikuti ujian Seni Budaya, Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Bahasa Indonesia.
Sementara peserta Paket B mengerjakan ujian Bahasa Indonesia, Prakarya, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Bahasa Inggris, serta Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).
Sedangkan peserta Paket C mengikuti ujian Geografi, Sosiologi, Kewirausahaan, Sejarah, Seni Budaya, dan Pendidikan Jasmani.
Seluruh peserta tampak mengikuti ujian dengan tertib dan penuh kesungguhan. Antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa hak memperoleh pendidikan tetap dimanfaatkan secara maksimal oleh warga binaan selama menjalani masa pidana.
Program pendidikan kesetaraan di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan. Melalui pendidikan, mereka diharapkan memiliki bekal pengetahuan yang lebih baik untuk menjalani kehidupan setelah bebas nanti.
Dengan bertambahnya wawasan dan kemampuan yang dimiliki, warga binaan diharapkan mampu kembali berperan aktif serta produktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Selama pelaksanaan ujian berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif. (MS).
Sumber: Humas Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku.


