Pasar Sakti Direvitalisasi, Pedagang Tebing Tinggi Tak Direlokasi

Tebing Tinggi, Infojurnalis.com — Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih menegaskan penataan Pasar Sakti di Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis, dilakukan melalui revitalisasi tanpa relokasi pedagang.

Penegasan itu disampaikan Iman Irdian saat meninjau langsung kondisi Pasar Sakti bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (29/09/2026).

“Kita merevitalisasi Pasar Sakti, bukan merelokasi. Para pedagang tetap berjualan di sini. Tujuan perbaikan pasar tradisional ini adalah untuk meningkatkan omzet pedagang serta mengakomodasi keluhan yang dirasakan selama ini,” ujar Iman Irdian.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota berdialog langsung dengan pedagang komoditas pangan, seperti cabai, bawang, dan telur. Dialog dilakukan untuk mengetahui kondisi penjualan sekaligus menyerap keluhan dan aspirasi pedagang.

Revitalisasi Pasar Sakti juga diarahkan untuk mengembalikan fungsi pasar agar lebih optimal. Pemerintah Kota Tebing Tinggi menilai perbaikan pasar diperlukan untuk mendukung aktivitas perdagangan dan meningkatkan omzet para pedagang.

Selain membahas revitalisasi pasar, Wali Kota memastikan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp3 juta melalui Kementerian UMKM bagi pelaku usaha mikro yang terdampak banjir.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 1.822 pedagang dan pelaku usaha mikro di Kota Tebing Tinggi. Penerimanya termasuk pedagang yang beraktivitas di Pasar Sakti, Pasar Gambir, dan Pasar Inpres.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Tebing Tinggi, Marimbun Marpaung, mengatakan koordinasi lintas OPD telah dibentuk sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Rev

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendukung upaya mengembalikan dan mengoptimalkan fungsi pasar agar dapat berjalan dengan lancar.

Menurut Marimbun, daya beli masyarakat selama ini belum stabil. Untuk merespons kondisi tersebut, Dinas Perdagangan merancang inovasi berupa pembentukan pasar lelang.

Rencana tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi dengan para pedagang dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Bandar Sakti.

Selain itu, Dinas Perhubungan diharapkan dapat mengaktifkan kembali terminal yang berada tepat di samping Pasar Sakti. Keberadaan terminal tersebut diharapkan dapat mendukung akses warga menuju kawasan pasar.

Marimbun menyebut revitalisasi Pasar Sakti menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan para pedagang. Untuk mendukung rencana tersebut, Kota Tebing Tinggi mendapat bantuan dari Kementerian Perdagangan untuk revitalisasi Pasar Sakti pada 2027.

“Harapan pedagang untuk optimalisasi pasar ini perlu dilakukan revitalisasi. Berkat upaya Bapak Wali Kota, untuk tahun 2027 kita mendapat bantuan dari Kementerian Perdagangan untuk melakukan revitalisasi Pasar Sakti,” ujar Marimbun.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Reza Aghista, Kepala Dinas PUPR Tora Daeng Masaro, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Herry Aryanto, Kepala Dinas Perhubungan Yustin Bernard Hutapea, Kasatpol PP Benny Erickson Hamonangan Hutajulu, Camat Bajenis Ary Miranda, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, Lurah Bandar Sakti Arif Damanik, perwakilan OPD terkait, serta tim peliputan Diskominfo. (Supriadi Gugun).

Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news