P3A Desa Sei Rejo Dipimpin Iqbal Alkindi, Musyawarah Petani Sepakat Akhiri Polemik

Serdang Bedagai, Infojurnalis.com – P3A Desa Sei Rejo resmi dipimpin Iqbal Alkindi setelah musyawarah yang melibatkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Poktan) menghasilkan keputusan bersama untuk mengakhiri polemik kepengurusan yang telah berlangsung cukup lama.

Keputusan tersebut diambil dalam musyawarah yang digelar di Aula Kantor Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (4/8/2026). Forum dipimpin Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Surianto dan dihadiri Kepala Desa Sei Rejo Muliono, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Serdang Bedagai M. Gultom, Bhabinkamtibmas, penyuluh pertanian, serta perwakilan 14 kelompok tani.

P3A Desa Sei Rejo menjadi fokus pembahasan dalam musyawarah karena adanya persoalan yang berdampak pada kelompok tani. Melalui forum tersebut, seluruh peserta diberi kesempatan menyampaikan pandangan sebelum mengambil keputusan secara bersama.

Kepala Desa Sei Rejo Muliono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidakhadirannya pada agenda sebelumnya yang sempat menimbulkan kekecewaan. Ia menjelaskan ketidakhadiran tersebut disebabkan adanya urusan yang tidak dapat ditinggalkan.

Muliono berharap musyawarah mampu menghasilkan penyelesaian yang tuntas mengingat persoalan kepengurusan P3A telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, seluruh kelompok tani yang terdampak sengaja diundang agar dapat mendengar pembahasan sekaligus menentukan keputusan bersama.

Sebanyak 14 kelompok tani hadir dalam musyawarah tersebut, yakni Poktan Suka Maju, Cinta Damai, Sri Mulya, Sri Rezeki, Maju Bersama, Prona, Paret 12, Sri Muna, Sri Harapan, Paret Mesin, Sri Murni, Sidorukun, Sri Makmur, dan Tri Jaya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Serdang Bedagai M. Gultom menjelaskan bahwa persoalan yang terjadi berkaitan dengan saluran irigasi. Meski demikian, ia menegaskan Dinas Pertanian tidak memiliki kewenangan untuk mencampuri penyelesaian persoalan internal yang sedang dihadapi.

Menurut Gultom, Dinas Pertanian tetap berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pertanian. Ia mengakui peningkatan irigasi teknis di Desa Sei Rejo belum dapat direalisasikan secara maksimal karena keterbatasan anggaran. Namun, pihaknya terus berusaha mencari sumber pendanaan alternatif dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pemerintah pusat.

Dalam forum tersebut, perwakilan Kelompok Tani Prona, Probo Muliono, menyampaikan harapannya agar polemik segera diakhiri melalui pergantian Ketua P3A. Pernyataan tersebut mendapat dukungan seluruh kelompok tani yang hadir.

Selanjutnya, petani Ikhwanul Hakim mengusulkan Iqbal Alkindi sebagai Ketua P3A. Menurutnya, Iqbal dinilai mampu membangun kerja sama antara kelompok tani, pengurus P3A, serta pengusaha pompa air di Desa Sei Rejo.

Usulan tersebut diterima secara bulat dalam musyawarah. Ketua BPD Desa Sei Rejo, Surianto, kemudian menegaskan bahwa Iqbal Alkindi ditetapkan sebagai Ketua P3A Desa Sei Rejo.

Surianto juga meminta agar susunan kepengurusan segera diselesaikan pada Jumat mendatang sehingga Kepala Desa Sei Rejo dapat menerbitkan surat keputusan sebagai dasar resmi kepengurusan baru P3A Desa Sei Rejo. (Rasum).

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related news